Minggu, 30 November 2008

musik tradisional...




Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekian banyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakat pendukungnya.

Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas. Keunikan tersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologi instrumen musiknya.

Instrumen Musik Perkusi.
Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah, Gamelan, Arumba, Kendang, kolintang, tifa, talempong, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.

Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam. Gamelan berasal dari daerah Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat yang biasa disebut dengan Degung dan di Bali (Gamelan Bali). Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen saron, demung, gong, kenong, slenthem, bonang dan beberapa instrumen lainnya. Gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.

Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau/Sumatera Barat. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, ti, do)

Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa/ Sulawesi Utara. Kolintang mempunyai tangga nada diatonis/diatonic yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar untuk membuat kulintang adalah kayu. Cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.

Arumba (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bhan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis.

Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan. Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di Jawa barat kendang mempunyai peraanan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa Tengah, Bali, DI Yogyakarta, Jawa timur kendang selalu digunakan dalam permainan gamelan baik untuk mengiringi, tari, wayang, ketoprak. Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis gendang yang ukuran bervariasai dari yang kecil hingga besar. Rebana adalah alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam. Rebana dapat di jumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.

Instrumen Musik Petik
Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai Kecapi adalah siter dari daerah Jawa tengah.

Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa tenggara timur (Timor) kecapi ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.

Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang di penuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan daerah Tapanuli, Jungga dari daerah Sulawesi Selatan


Instrumen Musik Gesek.
Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebabb terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa, rebab jenis ini dapat dijumpai di bali, Jawa dan kalimantan selatan.


Instrumen Musik Tiup
Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu. hampir semua daerah di indonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat, serunai dapat dijumpai di sumatera utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40-100cm dengan garis tengah 2cm.

Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisi yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, Papua.

Rabu, 12 November 2008

Jenglot, "Monster Kecil'' Misterius

Jenglot Beberapa tahun lalu, sekitar akhir tahun 1997, tiba-tiba saja ada "makhluk'' misterius yang jadi pembicaraan. Perawakannya kecil dengan tubuh tak lebih dari 12 cm dan rambutnya yang panjang, jarang dan kaku melewati kaki. Makhluk itu dinamakan jenglot. Kabarnya, jenglot itu bukan benda mati. Konon ia hidup, namun tak ada yang pernah tahu kapan bergerak.

Hendra Hartanto dan Jenglot

Jenglot (paling kanan) dan kawan-kawannya yang dipamerkan. Bandingkan besar mereka dengan kotak korek atau botol berisi darah segar yang merupakan ''sesaji'' dan benda-benda lain disekitarnya.

Inzet, Hendra Hartanto, pemilik Jenglot.

(Foto:Suara Merdeka)

Sang pemilik, Hendra Hartanto, pengusaha restoran dari Surabaya selalu hanya mendapati posisi kaki, tangan, dan kelopak mata yang sudah berubah. Konon, makhluk misterius itu selalu menghabiskan darah manusia yang dicampur minyak japaron. Namun, sekali lagi, tak ada yang tahu kapan ia menenggaknya. Menurut Hendra, dalam menyantap sajiannya itu, jenglot tak menggunakan cara seperti yang dilakukan manusia pada umumnya. Yang jelas, dalam setiap 18 jam, sebanyak 3 cc darah dan minyak wangi yang disajikan akan berkurang sekitar 50 persen sampai 60 persen.

Jenglot, karena itu bisa jadi amat misterius. Sama misteriusnya ketika Hendra menemukan makhluk aneh tersebut. Syahdan, perkenalan Hendra dengan "makhluk" aneh itu terjadi pada 1972. Ketika itu, ia bersemadi di pantai Ngliyep, Malang, Jawa Timur. Dalam keadaan setengah sadar, ia merasa ada sosok yang menghadiahinya dengan Bethoro Kapiwiro dan Bethoro Katon. Beberapa bulan kemudian, dengan cara serupa, dan di tempat itu pula, Hendra mendapatkan Jenglot dan Bethoro Kapiworo. Namun kata Hendra, mereka memiliki asal-usul berbeda. Jenglot dan Bethoro Kapiworo merupakan jelmaan pertapa sakti yang kualat. Sedangkan Bethoro Katon dan Bethoro Kapawiro adalah kera sakti yang dikutuk. Namun mereka semua, menurut Hendra, hidup dan punya mistik.

DNA Manusia

Hendra bahkan berani menyebut "temuannya'' itu sebagai manusia. Menurut cerita yang dia susun, jenglot pada masa ribuan tahun lalu adalah manusia (seorang pertapa) yang tengah mempelajari ilmu Bethara Karang. Ilmu Bethara Karang diyakini sebagai ilmu keabadian. Artinya, setiap orang yang memiliki ilmu tersebut akan hidup abadi di dunia. "Namun, akibat kutukan, jasad jenglot tidak diterima di dunia sedangkan rohnya tidak diterima di akherat. Maka roh tersebut seperti terpenjara dalam jasad kecil ini," kata Hendra. Setelah itu, sang pertapa menjadi emosional dan merasa sebagai jawara. Tak pelak, tubuhnya pun menyusut, hingga akhirnya mengecil. Empat taring kemudian tumbuh memanjang, tak sebanding dengan lebar mulutnya. Katanya, itu sebagai lambang keganasan dan sifat liar sang "monster''.

jenglotMelihat dari dimensi realita, jenglot kini memang hanya tinggal mumi. Namun, ia masih memiliki energi, di mana rambut dan kuku jari terus memanjang. Bahkan, posisi kaki dan tangan pada saat-saat tertentu akan berubah. Jika menyimak dari sisi nonrealita, maka jenglot memiliki energi yang bisa dirasakan melalui kekuatan supranatural. "Jadi, masih tersisa energi dalam jasadnya yang beku,'' ujar Hendra.

Jenglot sendiri, sebenarnya hanya istilah atau sebutan. Menurut Hendra, pihaknya juga tidak tahu kata itu diperoleh dari hasil "menayuh". Namun, dia tak mengetahui pasti, dari bahasa Sansekerta atau Jawa Kuno asal kata tersebut. Jenglot, lanjut dia, hanya julukan, sama halnya ketika manusia menyebut "vampire'' atau "drakula''.

"Dia sebenarnya memiliki nama, tapi saya nggak bisa menyebutnya di sini. Sebab, nama itu merupakan password.''

Masih menurut si penemu, jenglot merupakan peninggalan sejarah yang berumur 3.112 tahun. Selama ini, jenglot sempat ikut dalam pameran Gelar Benda Pusaka Jenglot di Plasa Metro Sunter, dan Plaza Sentra Buana. Ia dipamerkan bersama tiga "makhluk aneh'' lainnya, yakni Bethara Kathon, Begawan Kapiworo, dan Begawan Kapawiro.

Namun, cara perolehan keempat "mumi'' itu tak sama. Bethara Kathon dan Begawan Kapiworo diperoleh dari "seseorang'' saat dia bersemadi di Pantai Ngliyep. Beberapa waktu kemudian seorang paranormal melimpahkan Jenglot dan Begawan Kapawiro kepadanya. Keempatnya juga memiliki energi, hidup, dan mistik. Tapi, apa pun hasil penelitian nanti, benarkah sesuatu bisa disebut manusia (meskipun hanya "mumi''), jika tak memiliki kelengkapan organ sebagai makhluk hidup (manusia), seperti jantung, paru-paru, dan tulang?

Dalam pameran, yang disebut "jenglot" sendiri - tergantung dari sudut mana dan dengan perspektif macam apa Anda memandangnya - bisa dilihat seperti boneka, mungkin dari acrylic atau bahan sintetis lain, dipajang dalam kotak kaca.
Kalau melihatnya dari sudut lain, yakni dari sudut dan dunia simbolik kalangan para dukun, "jenglot" dikatakan sebagai "mummy" yang konon berusia 300 tahun. Menurut Abas Soegiono, "jenglot" ditemukan saat sejumlah paranormal alias dukun melakukan tirakat di Wlingi, Jawa Timur tahun 1972.

"Jenglot" yang dipamerkan waktu itu ada empat, masing-masing disebut sebagai "Jenglot", yang konon berjenis kelamin lelaki dan konon pula bisa membantu mengamankan pemiliknya dari segala macam bahaya. Yang lain lagi adalah Bethoro Karang, pria juga, konon bisa membantu kelancaran usaha, menjaga keselamatan, dan lain-lain. Lalu Bethoro Katon, konon berjenis kelamin wanita, di mana selain membantu melancarkan usaha juga bisa dipakai sebagai "pengasih". Yang terakhir, Begawan Kapiworo, katanya penjelmaan kera putih, ada hubungan dengan Anoman, mempunyai padepokan Kendali Sodo. "Jenglot" sendiri menurut Abas adalah benda mati, bukan mahluk hidup. Meski "jenglot" bukan mahluk hidup, tetapi daya spiritual "jenglot" tetap hidup. Karena itu "jenglot harus diberi makan". Makanan "jenglot" adalah darah berjenis O dan minyak wangi. Abas menyebut merk minyak wangi yang katanya mudah didapat di pasar.

Ahli Forensik FKUI-RSCM: Jenglot Bukan Manusia

Jenglot pernah diperiksa dr Budi Sampurna DSF di Bagian Forensik RSCM. Benda sepanjang 10,65 cm, menyerupai boneka menyeramkan itu memiliki bagian serupa kepala, badan, tangan dan kaki serta rambut terurai sepanjang 30 cm. Ukuran masing-masing tampak proporsional. Hanya saja, ukuran kuku-kuku jarinya serta taring sangat panjang. Taring mencuat hampir sepanjang ukuran kepala, kuku juga panjang dan meruncing hingga bukan tidak mungkin membuat bulu kuduk penonton berdiri.

Jenglot"Setiap 35 hari pada Jumat Legi, kita kasih satu tetes darah dicampur minyak javaron seperti kalau banyak orang memberikan sesaji berupa kembang atau kemenyan," kata Hendra. Tak ada yang tahu apakah darah tersebut benar-benar diminum atau tidak oleh mahkluk seberat 37,2 gram itu. Menurut Hendra, dalam tubuh Jenglot masih terdapat kehidupan.

Tanda kehidupan itu, menurutnya, dapat dilihat dari bola matanya yang bisa berpindah setiap saat serta rambut dan kukunya yang memanjang. Benarkah Jenglot dan kawan-kawannya itu masih hidup atau setidaknya pernah hidup? Hendra dengan berani mengajukan "tantangan" agar para ahli kedokteran menelitinya secara objektif.
Tampaknya gayung bersambut. Pihak forensik RSCM tertarik untuk meneliti "kemanusiaan" Jenglot. Tentu saja bukan berdasarkan ilmu klenik, tapi secara medis berdasarkan ilmu pengetahuan. Maka pada hari Kamis, 25 September 1997 siang, makhluk Jenglot dibawa ke RSCM untuk diperiksa secara medis. Ruang Forensik dan ruang Rontgent RSCM mendadak penuh sesak pengunjung.

Mereka terdiri dari paramedis, mahasiswa kedokteran, wartawan dan sejumlah pengunjung RS yang tertarik melihat kedatangan jenglot yang ditaruh dalam kotak kayu berukir itu.

Ahli Forensik FKUI-RSCM, Budi Sampurna DSF mengatakan, pemeriksaan Jenglot dengan latar belakang seperti yang telah diketahui masyarakat luas merupakan tantangan menarik bagi dunia kedokteran untuk membuktikannya dari segi keilmuan. Menurut dr Budi, guna membuktikan kemanusiaan jenglot, maka akan dilakukan deteksi dengan alat rontgent untuk mengetahui struktur tulangnya serta pemeriksaan bahan dasar kehidupan seperti C,H,O atau proteinnya.
Untuk keperluan tersebut, ahli forensik mengambil sampel dari bahan yang diduga sebagai kulit atau daging Jenglot serta sehelai rambutnya. Pengambilan sampel dilakuan sendiri oleh Hendra yang saat datang ke RSCM membawa serta tiga batang hio. "Untuk jaga-jaga, jangan-jangan ada yang kena sawab-nya (pengaruh)," katanya perihal hio.

Dokter Djaya Surya Atmaja kemudian memotret dan mengukur berbagai bagian "tubuh" Jenglot. Setelah itu dokter spesialis Radiologi, dr Muh Ilyas memeriksa jenglot menggunakan sinar X. Dalam pemerikasaan lebih lanjut Hendra menolak barang koleksinya dibedah. Alasannya, jasad Jenglot akan rusak. "Akibat tidak baik bagi kita semua," katanya.

Usai pemeriksaan ternyata hasilnya menyatakan jenglot tak memiliki struktur tulang. Hasil rontgent yang disaksikan puluhan wartawan, paramedis, mahasiswa praktek, ternyata hanya menampilkan bentuk struktur menyerupai penyangga dari kepala hingga badan. Selain itu terlihat juga jaringan kuku dan empat gigi selebihnya tak ada. "Ada bagian jaringan serupa daging, namun kita belum bisa memastikan apakah itu daging atau bahan lainnya," kata dr Muh Ilyas.

Guna mendapat hasil lebih mendetail, maka Jenglot diteliti dengan CT Scan. Ternyata Jenglot tidak memiliki struktur seperti manusia kendati kenampakan luar menyerupai manusia. Kini pihak Forensik FKUI-RSCM masih meneliti sampel kulit/daging serta rambut Jenglot untuk mengetahui golongan darah, DNA-nya. "Memakan waktu sekitar tiga minggu," katanya. Menanggapi hasil tersebut, Hendra mengatakan, "Apa pun hasilnya kita harus terima dong," katanya.

Majalah Gatra, Nomor 52/III, 15 November 1997 memberikan laporannya mengenai Jenglot. Penelitian yang dilakukan Dokter Djaja Surya Atmaja, PhD, dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa contoh kulit Jenglot yang diperiksa memiliki karakteristik sebagai DNA (deoxyribosenucleic acid) manusia. "Saya kaget menemui kenyataan ini," kata Djaja, doktor di bidang DNA forensik lulusan Kobe University, Jepang, 1995. Namun Djaja menolak anggapan seolah ia mengakui Jenglot sebagai manusia. "Tapi sampel yang saya ambil dari Jenglot menunjukkan karakteristik manusia," katanya. Adapun sampelnya berupa sayatan kulit Jenglot berukuran setengah luas kuku, yang mengelupas dari lengannya. Contoh kulit itulah yang kemudian ditelitinya di Laboratorium RSCM atas prakarsa dan biaya pribadi. Spesimen seirisan kulit bawang itu kemudian diekstraksi agar DNA-nya keluar dari inti sel. DNA merupakan material genetik berupa basa protein panjang yang membangun struktur kromosom. Pada inti sel manusia terdapat 23 pasang kromosom. Masing-masing bisa dipenggal-penggal menjadi banyak lokus, satu unit yang membangun sifat bawaan tertentu. Djaja memeriksa DNA Jenglot pada lokus nomor D1S80 dari kromosom 1 dan HLA-DQA1 dari kromosom 5, serta lima lokus khusus lain dengan teknik PCR (polymerase chain reaction). Pemeriksaan HLA-DLA-DQA1 memberikan hasil positif. Artinya, spesimen Jenglot itu berasal dari keluarga primata -bisa monyet, bisa pula manusia. Namun dari penyelidikan atas lokus D1S80, Djaja mendapat kepastian bahwa sampel DNA itu berkarakteristik sama dengan manusia. Temuan mengejutkan itu diperkuat dengan kajian mesin PCR. "Hasilnya begitu, saya harus bilang apa," kata satu-satunya ahli DNA forensik Indonesia berusia 37 tahun itu. Hendra Hartanto gembira mendengar hasil penelitian Djaja. "Ini menyangkut peninggalan sejarah yang berumur 3.112 tahun," katanya ketika ditemui Gatra di pameran Gelar Benda Pusaka Jenglot, di Plaza Metro Sunter, Jakarta Utara waktu itu.

Dokter Budi Pramono, yang pernah merontgen Jenglot, terkejut mendengar hasil penelitian Djaja Surya. "Mirip bagaimana? Harus jelas. Saya kok kurang percaya. Nanti saya akan mengkonfirmasikan langsung ke Dokter Djaja," katanya. Yang pasti, Budi tak percaya jika Jenglot dianggap hidup. "Makhluk hidup itu perlu makan dan bernapas. Lalu strukturnya perlu tulang, jantung, paru, dan lain-lain. Jenglot tak mempunyai itu semua," katanya. Untuk menjelaskan sosok Jenglot secara lengkap, kata Budi, perlu diteliti lebih jauh struktur anatominya, aspek mikroskopis jaringannya, bahkan enzim yang ada di tubuhnya. Pimpinan RSCM sempat tertarik untuk meneliti Jenglot. Namun setelah Budi melaporkan bahwa Jenglot tak memiliki kelengkapan organ sebagai makhluk, niat itu surut. Jenglot dianggap seperti karya mistik lainnya yang tak mengandung tantangan ilmiah. Sampai kemudian Djaja Surya menguji DNA dari kulit lengannya, yang ternyata berkarakteristik manusia. Tapi Djaja pun tak memutlakkan temuannya. Bisa saja penyelidikannya meleset karena sampelnya terkontaminasi. "Misalnya, kulit Jenglot sebelumnya terkena olesan darah manusia," katanya.

Waktu Jenglot dipamerkan, seorang bapak yang mengaku dari Salatiga yang bertanya, "Bisakah jenglot berkembang biak?''
Pertanyaan itu semata-mata berpangkal dari kekhawatirannya jika "makhluk ganas'' (karena makanannya darah) itu makin banyak. Tetapi Hendra menepis kekawatiran itu. Menurut dia, jenglot hanya hidup secara gaib (roh). Artinya, "kehidupan'' yang dimiliki bukan seperti kehidupan makhluk hidup. Sebab, secara fisik jenglot sebenarnya sudah mati (mumi). "Namun, dalam kematiannya itu dia masih memiliki kekuatan,'' ujarnya. Karena itu, dia mempersilakan orang yang memiliki tenaga dalam untuk membuktikan keberadaan "energi'' itu.

''Energi yang terkandung di dalam jenglot betul-betul besar, sampai saya terpental beberapa meter. Padahal, saya sudah mengerahkan kemampuan tenaga dalam untuk meremukkannya, namun ternyata tak mampu. Wah, betul-betul luar biasa,'' tutur salah seorang pengunjung yang tak mau disebut namanya, setelah menjajal energi yang tersimpan di jenglot yang dipamerkan di Ruang Pamer Pasarraya Sri Ratu Jalan Pemuda Semarang.

Memang, banyak pengunjung yang kurang percaya jenglot itu mempunyai energi supranatural. Namun, bagi pengunjung yang mempunyai ilmu tenaga dalam atau tenaga supranatural, baru akan mempercayainya mumi mini tersebut mempunyai energi yang besar. Sampai-sampai mampu melemparkan pengunjung yang menjajal-nya.

Beberapa pengunjung yang lain yang memiliki ilmu tenaga dalam ketika menguji juga mengalami nasib serupa, terpental. Namun ada juga pengunjung yang memang tak dibekali dasar-dasar ilmu tenaga dalam, ketika mau membuktikan energi jenglot oleh panitia dengan terpaksa tidak diperkenankan. ''Jangankan diremas oleh orang tua, oleh anak kecil pun jenglot pasti remuk,'' tutur Yehana SR, salah seorang panitia pameran.

Tidak hanya itu, kabar jenglot yang diduga mempunyai unsur DNA manusia dan energi supranatural juga telah mendunia. Buktinya, salah seorang pakar foto aura dari Belanda, yakni Ny Adri Bojoh Knijn, secara khusus datang ke Ruang Pamer Jenglot untuk mendeteksi keberadaan energi jenglot tersebut dengan alat foto aura.

Hendra Hartanto pemilik benda tersebut menjelaskan, soal asal-usul jenglot tersebut manusia atau bukan, tergantung pada kepercayaan. Karenanya, jika ada pihak lain yang mempercayai benda tersebut bukan merupakan jasad manusia sah-sah saja. Sedangkan soal penelitian DNA, pihaknya berencana akan melakukan pengujian ke Singapura dan Jepang.
Banyak pula pengunjung yang meragukan jenglot sebagai makhluk mati yang mempunyai energi. Misalnya, kapan jenglot memindahkan tangan atau kakinya. Mulai hari pertama hingga kelima dipamerkan, empat ''pertapa sakti'' tersebut tetap dalam posisi semula: tangan tertekuk di depan dada, kedua kaki lurus-sejajar, dengan kedua mata terbuka.
''Katanya hidup, kok nggak bisa berkedip-kedip?'' tanya seorang pengunjung.

Terhadap pertanyaan itu, Hendra menjelaskan, jenglot memang tak bisa berkedip. Namun, meskipun belum pernah memergoki, dia sering mendapati posisi kelopak mata yang berubah. ''Suatu saat, posisi kelopak mata terbuka lebar, tapi saat yang lain akan menurun. Saya memang belum pernah memergoki, tapi pernah mendapati kelopak mata dalam kedua posisi seperti itu,'' ucapnya mencoba meyakinkan para pengunjung.

Dia menambahkan, yang dimaksud hidup dari jenglot bukan hidup seperti halnya manusia. ''Jenglot itu mumi, dan 'kehidupannya' ada dalam kematiannya itu. Jenglot hanya hidup secara gaib (roh).''

Dari Petir

Sri Ningsih, paranormal di Jl Petek, Darat Nipah Selatan No 177A Semarang, mengatakan, jenglot memang memiliki kekuatan atau energi. Jadi nggak ada unsur rekayasa. ''Namun saya berbeda pendapat dari Hendra mengenai asalnya. Menurut saya, jenglot itu berasal dari petir yang dipegang dan di-sabdo oleh tiga wali, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, dan Sunan Giri,'' tuturnya.

Mereka menganggap petir kurang ajar karena menyambar-nyambar saat ketiga wali berjalan-jalan. Karena itu petir ditangkap, kemudian di-sabdo. Karena berasal dari petir, maka jenglot memilki aliran listrik besar. ''Secara fisik, jenglot berbentuk manusia, tapi sebenarnya dia itu jin. Setelah saya negosiasi, makanan jenglot bisa tanpa darah manusia, tapi cukup dengan minyak japaron,'' tuturnya.

Sedangkan Harwanto, pengunjung asal Pedurungan, mengaku tertarik melihat jenglot, karena katanya termasuk manusia dan hidup. ''Tapi ketika saya datang, berkedip pun dia tak bisa. Kalau demikian, jenglot tak ubahnya seperti benda pusaka lain, yaitu keris batu akik. Apalagi sesajiannya darah dan minyak wangi,'' paparnya. (Disarikan dari berbagai sumber)

Selasa, 11 November 2008

Proyek UFO Nazi Jerman

Ufo NAZIMungkin diantara netter banyak yang bertanya-tanya, jika pada jaman dahulu bangsa mesir kuno dan bangsa maya inca pernah melakukan kontak dengan bangsa alien yg memiliki teknologi yang sangat maju dan mengadopsi teknologinya. Mungkinkah di jaman sekarang, ada juga suatu suku/organisasi/negara yg pernah melakukan kontak dengan bangsa alien ini, bahkan berhasil mengadopsi teknologi mereka.

Terdapat alasan kenapa Hittler menyebut bahwa bangsa mereka merupakan keturunan asli bangsa Arya atau bangsa yang memiliki kelebihan yang luar biasa dari segala bidang. Kemungkinan Nazi Jerman jaman dahulu pernah melakukan kontak dengan bangsa alien dan mengadopsi salah satu teknologi mereka salah satunya yaitu pesawat anti gravitasi (Pesawat UFO) dan rekayasa genetika.

Informasi ini memang sudah ada dari dulu, hanya saja terkubur entah kemana. Berikut adalah artikel yang dibuat oleh Eugen mengenai proyek yang pernah dilakukan oleh NAZI bernama Haunebu.

Proyek Haunebu di kerjakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam SS E-IV (Entwicklungsstelle 4) dan dipimpin oleh Viktor Schauberger di tahun 1939 berusaha membuat electro-magnetic-gravitic engine yang diupgrade dari Hans Coler’s free energy machine ke dalam enery converter digabung Van De Graaf band generator dan Marconi vortex dynamo (gak ngerti kan? sama gw juga), untuk menghasilkan medan putaran elektromagnetik yang mampu berpengaruh pada gravitasi dan mengecilkan massa... an dimasukkan ke desain yang dibuat oleh Thule.. kelanjutannya adalah

The haunebu II The haunebu II Do-Stra The haunebu IV

The haunebu IV


The haunebu III The haunebu IV


The Haunebu I
Terbang pertama tahun 1939 dan telah melalui 52 test flight!.

The haunebu II
Jadi di taon 1942,versi gedenya haunebu II yang berdiameter 26m.Mampu membawa 9 orang crew dan mampu mencapai kecepatan supersonic mulai dari 6000 sampai 21000 km/jam dengan durasi terbang 55 jam!!

The haunebu II Do-Stra(Dornier STRAtospharen Flugzeug/Stratospheric Aircraft)
Yang ini bener2 buat perang sekarang..Lanjutannya berdiameter 32m,bisa menangkut 20 krew, mampu mencapai kecepatan hypersonic setara 21000km/jam punya pelindung panas dan melakukan 106 test flight!!
Proyek ini diburu oleh 2 pabrikan besar di Jerman, yaitu Junkers dan Dornier,Tetapi tender ini yang menang Dornier...

The haunebu III
diameternya 71 meter,mampu membawa32 crew dan mampu mencapai 7000 sampe 40000km/jam!! dan mampu bertahan terbang selama 7 sampai 8 minggu.. Nah yang ini lah yang dipake kabur ke antartika oleh Thule sama Vril Maret 1945(2 organisasi rahasia menyangkut proyek ini)

The haunebu IV
diameternya 120m..Sayangnya gak tau lagi kabarnya tentang ini,soalnya semenjak haunebu III dari SS sampe orang2 yang ngebuat pryek ini dilariin ke antartika...

Tapi jerman tetep kalah perang kan...

maka itu Ditaon 1938 kebetulan nazi dalam eksplorasinya di Antartika membuat pangkalan di daerah yang dinamai New Swabia,
Setelah kalah perang dengan sekutu di perang dunia 2 mereka mindahin segalanya tentang proyek haunebu ini ke sana...

Mengetahui hal ini, Amerika dan kawan2 menggelar ekspansi ke sana ditaon 1946 dengan nama operation high jump di bawah pimpinan Rear Admiral Richard E. Byrd yang katanya bertujuan untuk eksplorasi antartika meneliti geologi,cuaca,contour dan sebagainya

Tapi ini jelas aneh sekali...
Kalo alasannya untuk eksplorasi buat apa membawa 13 kapal tempur dan banyak pesawat terbang..?!?!

Sehabis perang di antartica itu(yang hasil menang siapanya kita gak tau), menjadi jelaslah kenapa ada insiden Roswell...
karna ada 2 kemungkinan akan hasil perang tersebut...

Sekutu menang:hasilnya teknologi UFO berhasil di observe Amerika dan insiden di roswell itu lah hasil gagalnya amerika mencoba proyek haunebu... Karna takut proyek rahasia ini terbongkar, Amerika membuat video yang seolah-olah rahasia tentang pembedahan alien yang sekarang sudah jelas bahwa itu hanya HOAX ! (coba pikir,kalo rahasia kenapa bisa ada camera video yang merekam akan otopsi alien di roswell tersebut?!?!) dan jelas pula kenapa jatuh di roswell karna di sana terdapat bandara militer yang sedikit jumlahnya yang bisa menampung armada bomber amerika+penelitian rahasia juga dikabarkan ada di sana...


Nasi telah menjadi bubur, maka USA memindahkan proyek itu ke Area 51...Supaya gak ada lagi kecurigaan di roswell dan proyek UFO nya...

Tapi kayaknya Nazi yang menang, tapi Sekutu berhasil mengambil sample UFO yang udah mereka jatohin...makanya dua2nya berkaitan

sumber2 yang lumayan relevan dengan thread ini....
http://www.angelfire.com/ut/branton/nazi.html
http://discaircraft.greyfalcon.us/HAUNEBU.htm/Haunebu

Saya juga gak terlalu percaya sih masalah pangkalan yang di bulan...
Tapi kalo UFO ya lumayan percaya lah

Yang saya ketahui sih hanya segitu...
mohon kalo ada yang kurang dan salah tolong dikoreksi dan di maapkan...
maklum susah cari bahan dan saya juga gak mau asal copas

Mengetahui masa depan (DE JAVU)

Manusia mampu mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan (DE JAVU). Para ahli meditasi/yoga mengenal yang namanya DE JAVU. Yaitu suatu pengalaman dimana kita merasa familiar dengan situasi yang kita alami, dan sepertinya kita pernah mengalami hal tersebut. Pengalaman masa depan tersebut biasanya dimimpikan orang pada saat tidur, tapi karena kebanyakan kita lupa akan mimpi kita. Dan pada suatu waktu kita teringat kembali kepada moment yang pernah kita impikan, dan mengetahui persis apa yang akan terjadi seperti lokasi,posisi,suara,warna.. Semuanya bisa ditebak... Dan kita tercengang, karena semua ini pernah kita alami.

Saya yakin semua orang pasti pernah mengalami hal ini..

Terdapat beberapa kemungkinan mengenai hal ini, kemungkinan pertama, kita memiliki otak yang sangat canggih sehingga dapat memproses ramalan beberapa waktu kedepan.Kemungkinan lain adalah ada suatu dimensi dimana semuanya sudah direncanakan dengan pasti, berisi semua yang kita alami, masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang. Informasi tersebut masuk ke kepala kita berupa input audio visual.

Berikut adalah cerita dari rekan yang bernama Tomi :

Saya selalu merasakan sesuatu yang sering disebut sebagai pengalaman de javu.Yaitu pengalaman yang seakan2 kita merasakan hal yg pernah terjadi sebelumnya.Selain itu di pikiran saya kadang2 muncul pemikiran yang tiba2 muncul.Dan akhirnya hal yg saya pikirkan itu terjadi. Kasusnya saya mau menemui teman saya di kelas lain.Tapi di perasaan saya teman saya itu tidak masuk.Pas saya ke kelasnya ternyata dia benar2 tidak masuk. Terus sepulang sekolah dalam pikiran saya terlintas bahwa saya akan menemukan uang sekian rupiah.Ternyata di jalan saya benar2 menemukan uang itu. Dan yang masalah de javu selalu muncul berkali2 dalam pikiran saya semenjak saya mengalami pengalaman aneh saat usia saya kira2 5thn.

Biasanya orang yang sering mengalami De Javu juga mengalami hal aneh lain, ini dikarenakan yang bersangkutan biasanya memiliki tubuh yang peka terhadap energi luar.Bila anda sering mengalami hal ini dan mengetahui akan tejadi kecelakaan terhadap diri sendiri, lebih baik ambil tindakan dan jangan diam saja.Jika kecelakan akan terjadi menimpa teman anda, jangan bilang kalau anda tahu bahwa ia akan celaka,karena ia tidak akan percaya, lebih baik ajak Ia atau paksa untuk melakukan aktivitas lain agar terhindar dari kecelakaan.

Pertanyaanya adalah bagaimana mengembangkan kemampuan tersebut,akan dibahas di sesi selanjutnya.Semoga bermanfaat.

Sabtu, 08 November 2008

Manusia Terkuat Dalam Sejarah Dunia


Begitu banyak sejarah tentang unjuk kekuatan manusia, yang tersimpan dalam sejarah dan diakui oleh orang-orang banyak. Meski saat ini tidak ada satupun bukti yang menunjukan kekuatan orang-orang tersebut. Misalkan Yesus dalam agama Kristen atau Nabi Isa dalam agama Islam dikabarkan merupakan seorang yang memiliki ilmu pengobatan yang tinggi, yang mengalahkan dokter-dokter atau paranormal di masa itu.

Saking tingginya dia mampu menghidupkan orang yang sudah mati, padahal orang yang dibangunkannya itu sudah jadi tulang belulang. Meski cerita ini hebat, namun kita kekurangan bukti otentik bagaimana membuktikan kekuatan tersebut, kebanyakan orang-orang saat ini hanya percaya saja, namun malas untuk membuktikan.

Saya memiliki teknik khusus bagaimana menemukan manusia terkuat dalam sejarah manusia. Cara ini cukup sederhana, yaitu dengan cara mencari manusia dalam sejarah yang pernah menunjukan kekuatan paling besar dan memiliki efek langsung terhadap salah satu komponen alam, dimana komponen alam ini dapat diobservasi semua manusia di dunia saat ini.

Saya akan mengutip sebuah riwayat Hadits dalam agama Islam tentang asal muasal turunnya suatu ayat dalam al-Quran yang menyebutkan peristiwa yang menurut saya terbesar bagi manusia saat ini.

Manusia terkuat didunia yang saya maksud adalah Nabi dan Rasulnya umat Islam yaitu Muhammad, pada waktu ia menunjukan kekuatan dalam membelah bulan dan menyatukannya kembali.

Saya akan mengutip sebuah kisah Nabi Muhammad membelah bulan. Kisah ini adalah asal muasal tentang turunya suatu ayat dalam kitab al-quran surat al-qamar ayat 1 sampai dengan 3, yaitu :

[54:1] Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan
[54:2] Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mu'jizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus".
[54:3] Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya

Kisah ini terjadi saat Nabi Muhammad ditantang oleh seorang Raja dari Syam yang bernama Habib. Saat itu raja Habib tidak datang sendirian, ia didampingi 2 orang tokoh suku quraisy yang bernama Abu jahal dan Abu lahab, yang memang berniat agar raja Habib tidak percaya pada kenabian Nabi Muhammad. Nabi Muhammad menyadari pentingnnya untuk memasukan raja Habib dalam agama Islam, karena itu akan sangat menolong syiarnya untuk menyebarkan Islam ke seluruh dunia.

Abu Lahab dan Abu Jahal, berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (dengan nada mengejek dan meng-olok2)? "

Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan?" Mereka menjawab, "Coba belah bulan..." Rasulullah pun berdiri dan terdiam. Kemudia ia melakukan shalat 2 rakaat dan berdoa. Kemudian ia mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelah lah bulan dengan sebenarnya. Namun kedua tokoh suku quraisy saat itu telah memahami sihir yang dapat menipu pandangan mata manusia, mereka mengatakan sungguh hebat sihir kamu Muhammad.

Para tokoh suku quraisy melakukan konsultasi kepada ahli sihir tentang perihal ini. Para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.

Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju mekkah, orang2 musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?" Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian
bersatu kembali..."

Raja Habib dan sebagian suku quraisy beriman dan masuk agama Islam, karena kejadian ini. Raja habib juga meminta kepada Nabi Muhammad untuk menyembuhkan penyakit anaknya yang tuna daksa, netra dan rungu, sebagai rasa terima kasihnnya atas pengobatan anaknya yang menjadi normal kembali dari cacatnya, Raja habib menghadiahkan emas yang begitu banyak kepada Nabi Muhammad. Sekali lagi Nabi Muhammad menunjukan kekuatannya dengan merubah emas-emas yang begitu banyak menjadi pasir.

Bahasan selanjutnya adalah Analisa foto bulan oleh NASA yang bocor ke publik, yang membuktikan bahwa terdapat retakan merata pada permukaan hingga struktur dalam bulan...


Penemuan "Long Indentation" pada permukaan bulan

Pertanyaan pertama apa yang muncul ketika melihat objek bulan lebih dekat lagi. Pertanyaan ini bukan berasal dari pegarang cerita sunda yang berjudul "Nini Anteh" Loh...

Namun pertanyaan ini muncul saat pertama kali manusia melihat dengan dekat permukaan bulan, yaitu pada saat saat teleskop pertama kali di temukan 200 tahun yang lalu, dan juga pada saat pertama kali manusia menginjakan kaki di bulan pada proyek NASA Apollo 10 dan 11.

Meski banyak kontroversi apakah Amerika benar-benar pernah mengirimkan manusia ke permukaan bulan, namun yang pasti adalah oleh-oleh paling berharga dari pengiriman pesawat menuju bulan, adalah foto-foto bulan yang dilhat dari jarak sangat dekat.

Pertanyaan yang muncul pertama kali ketika manusia melihat objek bulan dengan sangat dekat adalah "Apa yang menyebabkan retakan yang sangat panjang di bulan ?"

"Long Indentation" pada bulan disebut dengan istilah rilles (rhymes with pills) yang tampak pada semua permukaan bulan.
Tiga bentuk rilles yang sekarang teridentifikasi saat ini dan diberi istilah oleh NASA adalah :
1. Sinous rilles = Punya banyak tikungan kelok-kelok
2. Arcuate rilles = Bentuk menyapu memancarkan
3. Straight rilles = Garis Lurus
4. Ariadaeus Rille = Lurus, Lebar, Dalam

Sebuah Rilles yang panjang seperti Ariadaeus Rille memiliki panjang ratusan kilometer. Sedangkan Sinouos Rilles saat ini diperkirakan sisa-sisa aliran lava di masa lalu ( Emang ada gunung di bulan :) ). Penyebab asal arcuate dan linier rille saat ini masih dalam topik penelitian.

Gambar permukaan bulan terbelah yang saat ini menyebar di internet dan di klaim sebagai salah satu pembuktian ayat dalam Kitab al-Quran-nya agama Islam adalah jenis Ariadeus Rille. Ketika diselidiki, memang gambar tersebut diambil dari situsnya NASA. dengan alamat http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/ap021029.html

Anda beruntung karena gambar tersebut sudah di download khusus untuk siapa saja yg tidak sengaja atau tidak sengajat mampir ke website ini.

Informasi Gambar

NASA Center: Johnson Space Center
Image NumberAS10-31-4646
Date 05/01/1969
Description This oblique view of the Moon's surface was photographed by the Apollo 10 astronauts in May of 1969. Center point coordinates are located at 13 degrees, 3 minutes east longitude and 7 degrees, 1 minute north latitude. One of the Apollo 10 astronauts attached a 250mm lens and aimed a handheld 70mm camera at the surface from lunar orbit for a series of pictures in this area.
Keyword Apollo 10 Moon Rille
Subject Category Earths Moon, Apollo 10
Reference Numbers
  • Center: JSC
  • Center Number: AS10-31-4646
  • GRIN DataBase Number: GPN-2000-001486

Source Information :
  • Creator/Photographer: NASA Apollo
  • Original Source: DIGITAL

Gambar Detail
ResolutionFormatWidth
(Pixels)
Height
(Pixels)
Size
(KBytes)

Moon Crack 1

Thumbnail

.jpg 90 90 13

Moon Crack 1

Small

.jpg 640 643 350

Moon Crack 1

Medium

.jpg 1500 1506 1,847

Foto diatas diambil oleh Kru Apollo 10 pada tahun 1969 saat mereka melakukan perjalanan bersejarah hanya 14 kilo meter dari permukaan bulan

Pembahasan selanjutnya adalah informasi bahwa bulan pernah terbelah di masa lalu kemudian menyatu kembali dengan bukti gambar Rilles yang lebih lengkap

Rabu, 05 November 2008

Membuktikan Adanya Hantu



Gambar diatas bukan asli kuntilanak, itu adalah gambar hoax yang terkenal, tapi cukup menggambarkan hantu yang membuat seram orang-orang.

Manusia jaman sekarang cenderung untuk lebih ilmiah dalam menyikapi segala sesuatu yang terjadi di alam, bahkan banyak yang tidak mempercayai selain apa yang dilihatnya dan apa yang muncul dihadapannya. Udara adalah zat yang tidak terlihat, namun kehadirannya sangat dirasakan oleh kita, begitu juga listrik, bakteri, virus,atom dsb. Apa istilah yang kita sebut untuk zat seperti itu, itu adalah bukti bahwa mata kita memiliki keterbatasan untuk melihat, sebenarnya yang menentukan kita melihat sesuatu adalah otak kita. Jika mata adalah alat untuk melihat, maka manusia memiliki alat bantu lain yang bisa membuat otak percaya bahwa material tau zat tertentu itu ada. Misalkan alat teknologi atau riset/penelitian.Pertanyaannya adalah, apakah mata anda adalah satu-satunya alat untuk melihat ?

Penulis mengajak pembaca sekalian untuk bisa kembali ke fasilitas awal manusia yaitu tubuh manusia, yang bisa anda jadikan sebagai alat ukur untuk membuktikan sesuatu itu ada atau keberadaan suatu zat.

Dalam hal ini kita akan mengetes keberadaan hantu atau makhluk halus, penulis pada waktu SMA sering bertamasya ke kuburan bersama teman di tengah malam untuk membuktikan keberadaan makhluk yang bernama hantu. Penulis berpikir siapa yang kita percayai selain diri kita dan pengalaman-pengalaman kita. Jika anda bersikeras bahwa hantu atau makhluk gaib itu tidak ada, saya tantang anda untuk pergi ke kuburan sendirian tanpa teman untuk membuktikan hantu itu ada.

Bila anda takut untuk melihat hantu atau membuktikan adanya hantu dengan datang ke kuburan, ada satu jurus ampuh untuk mengatasi ketakutan anda yaitu membahas dan berpikir kenapa anda takut.

Percayakah anda keberanian itu timbul dari ketakutan, “berani karena takut”….

Seorang pengusaha berani melawan maling saat merampok tokonya, karena takut kehilangan hartanya.Seorang pria berani menyatakan cinta karena takut tidak ada kesempatan lagi untuk menyatakan lagi.Tahukah anda bahwa ketakutan itu diajarkan, anda takut karena anda diajarkan untuk takut.Berapa kali orang tua menakuti anaknya dengan kecoak sewaktu kecil untuk tidak main terlalu jauh, lihat efeknya ketika anak itu dewasa, kecoak lucu yang selalu menganggap manusia sebagai pohon untuk dihinggapi berakhir dengan sangat menyedihkan, dibunuh dengan sadis, karena menakuti mahkluk lemah tidak berdaya tanpa suatu alasan yang jelas.Itulah bahaya dari suatu doktrin atau ajaran, karena doktrin manusia bisa melakukan sesuatu tanpa berfikir terlebih dahulu, ada beberapa orang menganggap doktrin adalah hipnotis konvensional, masih sangat kental dilakukan di sekolah,organisasi sampai dengan militer.

Begitu juga dengan hantu, anda takut kepada hantu karena diajarkan untuk takut kepada hantu, kenyataanya sepanjang sejarah tidak pernah ada hantu yang membunuh manusia.Biasanya manusia mati karena tersandung ke jurang karena terlebih dahulu ketakutan, sakit jantung atau kehabisan nafas, sedang hantu sendiri tidak melakukan apa-apa.Akhir-akhir ini bukan orang tua saja yang mengajarkan bahwa hantu itu menakutkan bagi anak-anaknya, tapi tayangan-tayangan televisi sangat gencar melakukannya.

Jadi kita harus kembali ke laptop…..

Maksud saya kita harus kembali berfikir dengan dalam tentang semua yang kita percayai selama ini, apakah doktrin atau ajaran, ataukah hasil kita dari berfikir.

Pada sesi yang akan datang, penulis akan membahas banyak tentang yang namanya hantu, rahasia cara melihatnya,kelemahan-kelemahan, misi termasuk kenapa hantu cenderung menampakan diri dengan melayang di udara atau kaki tidak menempel di tanah atau muncul dengan keadaan tubuh ber-anti gravitasi.Itu adalah fenomena yang banyak bisa kita ambil pelajarannya.Semoga bermanfaat.